LEMBAR INFORMASI
SISTEM INFORMASI / TEKNOLOGI INFORMASI
DOSEN PEMBIMBING:
Nanang Abdurahman, M.Kom
DISUSUN OLEH:
Wildan
Nursya’bani
Nim
: 211223098
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
(STKIP) MUHAMMADIYAH KUNINGAN
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN
KOMUNIKASI
TAHUN 2021
Jl. Murtasiah Supomo No. 28 Kuningan 45511 Telp.
0232.87408
1.
PENDAHULUAN
Pada era saat ini, informasi menjadi hal yang
sangat penting yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia terutama dalam
kegiatan suatu organisasi. Untuk mendapatkan hasil informasi yang bermanfaat,
maka data-data yang menjadi informasi perlu di perhatikan dengan baik agar
menghasilkan satu kesatuan sistem yang disebut Sistem Informasi (SI). Sistem
Informasi berfungsi sebagai tols untuk membantu pada organisasi untuk mencapai
tujuan dalam organisasi terebut Agar tujuan dapat berjalan dengan efisien maka
dibutuhkan dukungan Teknologi Informasi.Sistem Informasi dan Teknologi
Informasi (SI/TI) merupakan salah satu faktor yang didalamnya berisikan
proses-proses untuk menunjang keberhasilan dalam sebuah perusahaan/organisasi.
Karena Teknologi yang semakin hari semakin berkembang. Maka sebuah organisasi
membutuhkan perencanaan strategis SI/TI. Strategi berarti berisikan aksi yang
sifatnya bermanfaat bagi organisasi/perusahaan. Robin dan Coulter (2004)
menyatakan bahwa perencanaan mencangkup sasaran yang telah direncanakan
disebuah organisasi. Dan menurut Tridoyo (2017), organisasi sangat membutuhkan
sebuah perencanaan strategi dan tata Kelola teknologi informasi. Untuk
melakukan sebuah implementasi, perencanaan, monitoring dan evaluasi TI yang
akan diterapkan.
PENGERTIAN
SI/TI
Berikut saya akan
menjelaskan, dari pengertian sistem informasi adalah pelengkap dari teknologi
informasi dan kegiatan yang menggunakan teknologi untuk mendukung sistem
operasi dan manajemen. Yang dimaksud dalam arti yang luas sistem
informasi itu sering juga digunakan untuk berinteraksi kepada
orang, proses,data, dan teknologi.Sedangkan teknologi informasi ialah suatu
teknologi yang digunakan untuk mengolah data,memproses, dan hal lainnya dengan
berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang akurat, dan bisa digunakan untuk
keperluan diri kit sendiri , bisnis, dan pemerintahan,juga teknologi informasi
itu itepat untuk mengambil keputusan.
Apa perbedaan sistem informasi dan teknologi informasi ?
Perbedaan pada Sistem
Informasi juga pada Teknologi Informasi , Sistem Informasi adalah sistem yang
menyediakan informasi untuk para penggunanya , sedangkan Teknologi Informasi
lebih kepada teknologi yang dipakai untuk membantu kegiatan yang dilakukan oleh
Sistem Informasi.
Sejarah sistem informasi
saya akan menjelaskan
bagaimana perkembangan pada sistem informasi, Awal sejarah perkembangan sistem
informasi itu dimulai dengan adanya, kegiatan yang
dilakukan oleh manusia kuno, dengan tidak adanya perangkat teknologi
canggih seperti saat ini, yaitu komputer dan telepon seluler. Ada empat tahap
yang dilalui dalam perkembangan sitem informasi,saya akan jelaskan dibawah
ini, yaitu:
·
Pra Mekanik
Pada periode ini,
komunikasi menggunakan simbol untuk menyampaikan informasi. Pada tahun
3000-2000 sebelum masehi, manusia menggunakan gambar juga untuk menyampaikan
pesan. Contohnya adalah bangsa Fenisia yang mendiami Timur Tengah (saat ini
Lebanon) menciptakan model yang sama. Bangsa Yunani Kuno mengadaptasi simbol
milik bangsa Fenisia dengan menambahkan huruf vokal yang membuatnya mudah
digunakan. Bangsa Romawi Kuno kemudian memakainya juga, yang mana saat ini
menjadi alfabet yang kita kenal dan gunakan saat ini. Pembuatan buku dari
papirus yang dilekatkan dimulai pada tahun 600 sebelum masehi. Pada awalnya
hanya pemuka agama dan pemimpin yang memiliki koleksi buku. Setelah itu ada
bangsa Mesir Kuno yang menciptakan sistem angka, sehingga juga mengarahkan pada
penemuan alat bantu hitung yang disebut abakus.
·
Mekanik
Masa ini termasuk
dalam masa abad pertengahan. Dimana orang sudah menggunakan peralatan untuk
menyimpan, mengolah dan merekam informasi. Salah satu penemuan terpenting dalam
masa ini adalah mesin cetak Gutenburg dari Jerman. Penyampaian informasi
menjadi lebih mudah dikarenakan mesin cetak dapat memproduksi tulisan yang sama
dalam jumlah besar. Pada tahun 1600, komputer atau mesin hitung pertama kali
diciptakan oleh Blaise Pascal. Komputer ini disebut sebagai Pascaline dan
dianggap sebagai titik awal mesin menggantikan otak manusia dalam menghitung
data.
·
Elektromekanik
Pada masa ini,
penggunaan listrik untuk memberikan energi untuk menjalankan penemuan mesin
sesudah Pascaline terus ditemukan. Pada periode ini pula diciptakan telepon dan
kode Morse untuk digunakan dalam komunikasi jarak jauh secara langsung. Kemudian
diperkenalkan komputer pertama yang digunakan untuk menyimpan program dan data
pada awal 1948. Komputer tersebut adalah Dubbed Manchester Mark 1. Komputer ini
adalah awal penemuan teknologi selanjutnya yang sekarang menjadi komputer,
laptop, tablet dan smartphone.
·
Elektronik
Jean Hoerni
mengembangkan transistor planar pada tahun 1957. Alat ini dapat
mengintegrasikan semua sirkuit yang diciptakan tahun-tahun selanjutnya. Pada
tahun 1960, Departemen Pertahanan Amerika Serikat mendirikan ARPANET (Advanced
Research Project Agency NETwork) yang mana ini adalah cikal bakal dari Internet
yang anda gunakan sekarang ini. Pada saat itu ARPANET hanya digunakan untuk
pemerintah, penelitian dan universitas. Peneliti dari MIT yang bernama
Licklider memperluas ARPANET ke jaringan komputer di seluruh dunia untuk
interaksi sosial. Ini terjadi pada tahun 1962. Pada tahun 1968, Andrew Grove,
Gordon Moore dan Robert Noyce telah menciptakan mikrochip pertama kalinya.
Mereka lalu menjual rancangan tersebut kepada intel untuk diproduksi secara
massal.
Setelah keempat era
ini, perkembangan teknologi berlangsung secara cepat. Ditemukannya sistem
operasi UNIX, komputer dari Apple, sistem operasi Windows, Linux, era dot com
dan masih penemuan terbaru lainnya yang belum bisa kita sebutkan satu persatu.
Semoga artikel penjelasan sejarah perkembangan sistem informasi di atas bisa
menambah pengetahuan kamu di dunia komputer.
Sejarah teknologi
informasi dibagi menjadi 2 fase
Perkembangan peradaban
manusia dimulai dengan berkembangnya cara penyampaian informasi (informasi),
mulai dari gambar-gambar yang tak bermakna di dinding-dinding gua, peletakan
tonggak sejarah dalam bentuk prasasti, sampai diperkenalkannya dunia arus
informasi yang dikenal dengan nama internet.
1.
Masa Prasejarah
Pada zaman ini, teknologi informasi dan komunikasi yang
dilakukan oleh manusia berfungsi sebagai sistem untuk pengenalan bentuk-bentuk
yang manusia kenal. Untuk menggambarkan informasi yang diperoleh, mereka
menggambarkannya pada dinding-dinding gua tentang berburu dan binatang
buruannya. Pada zaman prasejarah mulai diciptakan dan digunakan alat-alat yang
menghasilkan bunyi dan isyarat, seperti gendang, terompet yang terbuat dari
tanduk binatang, dan isyarat asap sebagai alat pemberi peringatan terhadap bahaya.
2.
Masa Modern (1400 M s.d. Sekarang)
1.
Tahun 1455
Pada 1455, untuk pertama kalinya Johann Gutenberg mengembangkan
mesin cetak dengan menggunakan plat huruf yang terbuat dari besi dan dapat
diganti-ganti dalam bingkai yang terbuat dari kayu.
2. Tahun 1830
Augusta Lady Byron menulis program komputer yang pertama di
dunia. Ia bekerja sama dengan Charles Babbage menggunakan mesin analytical yang
didesain sehingga mampu memasukkan data, mengolah data, dan menghasilkan bentuk
keluaran dalam sebuah kartu. Mesin ini dikenal sebagai bentuk komputer digital
yang pertama, walaupun cara kerjanya lebih bersifat mekanis daripada bersifat
digital
3. Tahun 1837
Telegraf dan Penemunya
(Samuel Morse)
Samuel Morse mengembangkan telegraf dan bahasa kode morse
bersama Sir William Cook dan Sir Charles Wheatstone. Morse menggunakan
kode-kode sederhana untuk mewakili pesan-pesan yang ingin dikirimkan dengan
menggunakan pulsa listrik melalui kabel tunggal. Namun sinyal-sinyal yang dapat
dikirim dengan baik hanya berada dalam jarak 32 km. Untuk jarak yang lebih
jauh, sinyal-sinyal yang diterima menjadi terlalu lemah untuk direkam.
Kemudian, Morse membangun peralatan relai yang ditempatkan di setiap 32 km dari
stasiun sinyal. Relai tersebut berfungsi untuk mengulangi sinyal yang diterima
dan mengirimnya kembali ke 32 km berikutnya. Relai terdiri dari sakelar yang
dioperasikan secara elektromagnetik. Sistem telegraf kemudian segera digunakan
untuk bisnis yang membutuhkan pengiriman pesan secara cepat untuk jarak yang
jauh, seperti surat kabar dan pesan untuk perjalanan kereta api.
4. Tahun 1877
Pada 1877, Alexander Graham Bell menciptakan dan mengembangkan
telepon yang dipergunakan pertama kali secara umum. Pada 1879, sistem
pemanggilan telepon mulai menggunakan nomor yang menggantikan sistem
pemanggilan nama. Hal ini untuk mencegah operator yang tidak mengenal semua
pelanggan. Sistem penomoran telepon menggunakan huruf dan angka, dimana nomor
telepon menggunakan sistem dua huruf dan lima digit angka.
5. Tahun 1889
Pada 1889, Herman Hollerith menerapkan prinsip kartu perforasi
untuk melakukan penghitungan. Tugas pertamanya adalah menemukan cara yang lebih
cepat untuk melakukan perhitungan bagi Biro Sensus Amerika Serikat. Sensus yang
dilakukan pada 1880 membutuhkan waktu tujuh tahun untuk menyelesaikan
perhitungan. Dengan berkembangnya populasi, Biro Sensus tersebut memperkirakan
bahwa dibutuhkan waktu sepuluh tahun untuk menyelesaikan perhitungan sensus.
Hollerith menggunakan
kartu perforasi untuk memasukkan data sensus yang kemudian diolah oleh alat
tersebut secara mekanik. Sebuah kartu dapat menyimpan hingga 80 variabel.
Dengan menggunakan alat tersebut, hasil sensus dapat diselesaikan dalam waktu
enam minggu. Selain memiliki keuntungan dalam bidang kecepatan, kartu tersebut
berfungsi sebagai media penyimpan data. Tingkat kesalahan perhitungan juga
dapat ditekan secara drastis.
6. Tahun 1931
Pada 1931, Vannevar Bush membuat sebuah kalkulator untuk
menyelesaikan persamaan differensial. Mesin tersebut dapat menyelesaikan
persamaan differensial kompleks yang selama ini dianggap rumit oleh kalangan
pelajar dan mahasiswa. Mesin tersebut sangat besar dan berat karena ratusan
gerigi dan poros yang dibutuhkan untuk melakukan perhitungan.
7. Tahun 1939
Pada 1939, Dr. John V. Atanasoff dan dibantu oleh Clifford Berry
berhasil menciptakan komputer elektronik digital pertama. Sejak saat ini,
komputer terus mengalami perkembangan sehingga menjadi semakin canggih.
8. Tahun 1973 – 1990
Pada masa ini, istilah internet diperkenalkan dalam sebuah paper
tentang TCP/IP. Yang dimaksud adalah, internet (interconnected networking)
diartikan sebagai rangkaian komputer yang terhubung di dalam beberapa
rangkaian. Rangkaian pusat yang membentuk internet diawali pada 1969 sebagai
ARPANET yang dibangun oleh ARPA (United States Department of Defense Advanced
Research Projects Agency). Beberapa penyelidikan awal yang disumbang oleh
ARPANET di antaranya adalah kaedah rangkaian tanpa pusat (decentralised
network), teori queueing, dan kaedah pertukaran paket (packet switching).
Pada 1981, National
Science Foundation mengembangkan backbone yang disebut CSNET dengan kapasitas
56 Kbps untuk setiap institusi dalam pemerintahan.
Pada 1 Januari 1983, ARPANET menukar protokol rangkaian
pusatnya, dari NCP ke TCP/IP. Ini merupakan awal dari Internet yang kita kenal
sekarang. Kemudian pada 1986, IETF mengembangkan sebuah server yang berfungsi
sebagai alat koordinasi di antara DARPA, ARPANET, DDN, dan Internet Gateway.
Pada 1990-an, internet telah berkembang dan menyambungkan banyak pengguna
jaringan-jaringan komputer yang ada.
9. Tahun 1991 –
Sekarang
Sistem bisnis dalam bidang IT pertama kali terjadi ketika CERN
memungut bayaran dari para anggotanya untuk menanggulangi biaya operasionalnya.
Pada 1992, mulai terbentuk komunitas internet dan diperkenalkannya istilah
World Wide Web (www) oleh CERN. Pada 1993, NSF membentuk InterNIC untuk
menyediakan jasa pelayanan internet menyangkut direktori dan penyimpanan data
serta database (oleh AT&T), jasa registrasi (oleh Network Solution Inc),
dan jasa informasi (oleh General Atomics/CERFnet). Pada 1994, pertumbuhan
internet melaju dengan sangat cepat dan mulai merambah ke dalam berbagai segi
kehidupan manusia dan menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari manusia.
Pada 1995, perusahaan umum mulai diperkenankan menjadi provider dengan membeli
jaringan di backbone. Langkah ini memulai pengembangan teknologi informasi,
khususnya internet dan penelitian-penelitian untuk mengembangkan sistem dan
alat yang lebih canggih.
Apa contoh sistem informasi dan teknologi informasi ?
Contoh pada teknologi
informasi dan sistem informasi terdapat dalam kehidupan sehari-hari itu sangat
banyak ada di bidang pendidikan,perbankan,bisnis,dan masih banyak lagi, dan
juga SI dan TI ini sangat menguntungkan satu sama lain.
Saya akan menjelaskan
contoh teknologi informasi dan sistem informasi dalam berbagai bidang, yaitu :
·
Bidang pendidikan
Karena saat ini
teknologi pembeljaran sangat berkembang, banyak yang menggunakan e-learning
sebagai pengganti kelas hal ini bisa menjadi hal yang efektif untuk para guru
dan murid.
·
Bidang kesehatan
Pada bidang kesehatan
ini contohnya seperti robot untuk membantu proses operasi pembedahan serta
penggunaan komputer dengan hasil tiga dimensi untuk menunjukkan letak
tumor dalam tubuh pasien., nah pada sistem informasinya ialah : Sistem
berbasiskan kartu cerdas yang bisa digunakan oleh juru medis untuk
riwayat penyakit pasien yang datang ke rumah sakit karena di dalam kartu
tersebut terekam data-data mengenai pasien
·
Perbankan
Dalam dunia perbankan
ini bisa sangat memudahkan parah nasabah karen apabila mereka ingin melakukan
pembayaran,transfer,mencek saldo tidak perlu ke atm dan bisa menggunakan
internet banking. Sistem untuk menangani penjualan kredit kendaraan
bermotor sehingga dapat digunakan untuk memantau hutang para pelanggan.
·
Bidang bisnis
Banyak sekali peluang
bisnis pada era saat ini, mereka bisa menjualkan produk,barang,jasa dan lainnya.nah, dari bidang bisnis ini biasa kita kenal
dengan E-Commerce adalah penyebaran, pembelian, penjualan, yang melalui
internet. contoh pada sistem informasinya ialah : Sistem yang dipasang
pada tempat yang memungkinkan seseorang mendapatkan informasi seperti hotel,
pariwisata, pertokoan, dan lainnya.
·
Perusahaan
Penerapan Teknologi
Informasi saat ini banyak digunakan oleh para usahawan. Kebutuhan para pelaku
usaha merasa perlu menerapkan Teknologi Informasi dalam lingkungan kerja
karena mereka membutuhkan efisiensi dalam pekerjaan,Misalnya penerapan
Enterprice Resource Planning (ERP). ERP itu apa sih ? ERP adalah aplikasi
perangkat lunak yang mencakup sistem manajemen dalam perusahaan.
Ruang Lingkup SI/TI
Ruang lingkup SI/TI yaitu ruang
lingkup yang ditentukan dari awal pembuatan yang merupakan garis
batas lingkup kerja sistem tersebut, sehingga sistem informasi tersebut
tidak bersinggungan dengan sistem informasi lainnya.Ruang lingkup SIM
sebenarnya tertuang pada tiga kata pembentuknya, yaitu sistem,
informasi, dan manajemen. Sistem merupakan kumpulan elemen yang saling
berhubungan satu sama lain yang membentuk satu kesatuan dalam usaha mencapai
suatu tujuan. Di dalam perusahaan, yang dimaksud elemen dari sistem adalah
departemen-departemen internal, seperti persediaan barang mentah, produksi,
persediaan barang jadi, promosi, penjualan, keuangan, personalia, serta pihak
eksternal seperti supplier dan konsumen yang saling terkait satu sama lain dan
membentuk satu kesatuan usaha.
1. SIM didefinisikan sebagai suatu sistem berbasis komputer
yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai yang mempunyai kebutuhan yang
serupa. Informasi menjelaskan perusahaan atau salah satu sistem utamanya
mengenai apa yang telah terjadi di masa lalu, apa yang sedang terjadi sekarang
dan apa yang mungkin terjadi di masa depan. Informasi tersebut tersedia dalam
bentuk laporan periodik, laporan khusus dan output dari simulasi matematika.
Informasi digunakan oleh pengelola maupun staf lainnya pada saat mereka membuat
keputusan untuk memecahkan masalah (Mc. Leod, 1995).
2. SIM merupakan metode formal yang menyediakan informasi yag
akurat dan tepat waktu kepada manajemen untuk mempermudah proses pengambilan
keputusan dan membuat organisasi dapat melakukan fungsi perencanaan , operasi
secara efektif dan pengendalian (Stoner, 1996).
Dari definisi-definisi di atas, dapat ditarik kesimpulan, bahwa
Sistem Informasi adalah suatu sistem yang dirancang untuk menyediakan informasi
guna mendukung berbagai pengambilan keputusan seperti halnya pada kegiatan
manajemen dalam suatu organisasi dan lain sebagainya.
Peranan sistem informasi dan teknologi informasi
bagi masa depan organisasi, yaitu :
1.Mendukung proses dan
operasi bisnis danorganisasi
2.Mendukung
pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya.
3.Mendukung berbagai
strategi untuk keunggulan kompetitif organisasi.
Peranan sistem
informasi dalam organisasi, yaitu :
1.Mendukung area fungsional utama dari organisasi yangpenting dalam
keberhasilan bisnis, seperti akuntansi, keuangan, manajemen operasional,
pemasaran dan manajeman sumber daya manusia (SDM).
2. Kontributor penting
dalam efisiensi operasional, produktivitas dan moral pegawai serta layanan dan
kepuasan pelanggan.
3. Sumber utama
informasi dan dukungan yang dibutuhkan untuk menyebar luaskan pengambilan
keputusan yang efektif oleh para manajer dan praktisi bisnis.
4. Merupakan bahan
yang sangat penting dalam mengembangkan produk dan jasa yang kompetitif yang
memberikan organisasi kelebihan strategis dalam pasar global.
5. Komponen penting
dari sumber daya, infrastruktur dan kemampuan organisasi bisnis yang membentuk
jaringan komputer.
Klasifikasi Sistem
Teknologi Informasi
·
Sistem informasi
adalah sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian,mendukung operasi,bersifat manajerial dan kegiatan strategi
dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan
laporan-laporan yang diperlukan (Robert. 1983)
·
Teknologi informasi
adalah seperangkat alat yang membantuanda berkerja dengan informasi dan
melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi
Sistem teknologi
informasi dapat dibedakan dengan berbagai cara pengklasifikasian
·
sistem teknologi
informasi yang melekat (embedded IT system),
·
sistem teknologi
informasi yang khusus (dedicated IT system.
·
sistem teknologi
informasi serbaguna (purpose IT System).
1. Embedded
IT system
·
Embedded IT system
adalah sistem teknologi informasi yang melekat pada produk lain. Sebagai
contoh, sistem VCR (video casette recorder) memiliki sistem teknologi informasi
yang memungkinkan pemakai dapat merekam tayangan televisi.
·
Adapun sistem
teknologi informasi pada lift dapat digunakan untuk mengendalikan gerakan lift
dalam gedung pencakar langit. Misalnya, lift tertentu tidak bisa digunakan
untuk lantai 2 sampai dengan 7 pada jam antara 07.00 sampai dengan jam 09.00.
2. Dedicated IT System
·
Dedicated IT system
adalah sistem teknologi informasi yang dirancang untuk melakukan tugas-tugas
khusus. Sebagai contoh adalah ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dirancang secara
khusus untuk melakukan transaksi keuangan bagi nasabah bank
·
Tentu saja sistem
seperti ini tidak bisa dipakai untuk melakukan tugas-tugas seperti mengetik
dokumen.
3. General purpose IT
system
·
General purpose IT
system adalah sistem teknologi informasi yang dapat digunakan untuk melakukan
berbagai aktifitas yang bersifat umum.
·
Contohnya adalah
Persoanal Computer (PC), yang merupakan peralatan yang dipakai di rumah atau
perkantoran untuk mencatat pengeluaran, melakukan perhitungan statistik,
membuat dokumen ataupun untuk belajar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar